buka | tutup

  •    Online : 0
       Today : 3
       Total : 9171

       Your IP : 38.107.191.91
       Your OS :
       Your Browser :
  • Struktur Fungsionaris Sekoah Tinggi Ilmu Dakwah STIDA ALMANAR

    A.  Pimpinan :

    1. Ketua : Abdul Muyassir, Lc. M.Pd.I
    2. Puket I : Ali Mahfudz, Lc
    3. Puket II : H. Amir Qosim, Lc

    Read the rest of this entry »

    Tujuan Pendidikan

    Tujuan Pendidikan Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah AL-MANAR adalah :

    1. Mencetak kader-kader dakwah yang memiliki integritas iman, akhlak dan amal yang termanifestasikan dalam kepribadian Islami yang memiliki aqidah yang benar, wawasan luas, moral luhur, komitmen ibadah serta inovatif dan kreatif dalam berdakwah.

    2. Mencetak kader-kader dakwah yang memiliki legal formal serta kemampuan yang bersaing dan dapat dipertanggung tanggungjawabkan.

    3. Membantu negara dalam merealisasikan tujuan mulia di bidang pendidikan yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.

    4. Membantu pemerintah dalam menyiapkan lembaga perguruan tinggi Islam yang berkualitas.

    Visi dan Misi

    Visi Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah AL-MANAR adalah :

    ”Menjadi perguruan tinggi Islam terkemuka di Indonesia dalam bidang dakwah dan penyiaran Agama Islam yang senantiasa memberikan kontribusi bagi pembangunan peradaban”.

    Misi yang ingin direalisasikan adalah :

    a. Menyelenggarakan proses pembelajaran yang Islami berorientasi mutu.

    b. Mencetak SDM yang memiliki 10 kompetensi da’i, yaitu : memiliki aqidah yang benar, akhlak yang mulia, taat beribadah, mandiri, berwawasan luas, sehat jasmani dan rohani, memiliki semangat juang yang tinggi, dinamis, disiplin dan bermanfaat bagi sesama.

    c. Menyelenggarakan kajian Islam dalam bidang dakwah dan penyiaran secara utuh, komprehensif dan sistematis

    d. Menyediakan sumber-sumber pustaka dan referensi keIslaman yang lengkap

    Sejarah STIDA AL-MANAR

    Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah AL-Manar didirikan oleh Yayasan Pusat Studi Islam Al-Manar pada tahun 2008. Awal yayasan ini merupakan lembaga yang bergerak dalam bidang pendidikan, dakwah dan social. Lembaga ini muncul dari hasrat bebarapa orang pemuda yang baru saja menyelesaikan studi dan masih duduk di bangku kuliah LIPIA Jakarta serta beberapa alumni Perguruan Tinggi Timur Tengah merancang pembentukan sebuah lembaga yang kelak menjadi tempat menimba ilmu pengetahuan Islam dan Bahasa Arab.

    Di atas niat baik itulah, semangat dan keinginan menyebarkan syiar Islam dilembagakan dengan nama SIBAWEH; diambil dari nama peletak dasar kaidah Bahasa Arab. SIBAWEH saat itu memfokuskan kegiatan pada pembelajaran Bahasa Arab saja.

    Namun seiring dengan perkembangan dan dinamika dakwah Islamiyah yang menuntut dinamisasi dan pengembangan strategi serta kurikulum, nama SIBAWEH yang lebih mencitrakan Bahasa Arab dirubah dan focus program lembaga direvisi. Wujudnya pada bulan Agustus 1993 dibentuk lembaga baru dengan visi baru yaitu Pusat Studi Islam AL-MANAR. Lembaga ini memiliki visi “Membangun Masyarakat Muslim Berpengetahuan” dengan Misi “ Menjadi fasilitator Pembelajar Islam yang Benar, Komprehensif dan Berstruktur”.

    Sejak nama lembaga ini berubah menjadi Yayasan Pusat Studi Islam Al-Manar para pendiri menata strategi pengembangan ke depan yang mencitrakan namanya. Maka berbagai program dibuka dan ekspansi dakwah dimulai lebih luas areanya. Sejak tahun 1993 YPSI Al-Manar memiliki beberapa program andalan yaitu:

    1. Program Bahasa Arab Intensif (4 level)

    2. Program Bahasa Arab Reguler (6 level)

    3. Program Tahsin Tilawah (2 level)

    4. Program Kajian Islam di YPSI Al-Manar

    5. Program Kajian Islam di beberapa Kantor wilayah Jabodetabek

    6. Program Kerjasama Kajian Islam di Media Televisi

    7. Program Pelatihan Khutbah dan Muballigh di beberapa Kantor wilayah Jabodetabek

    8. Program Kerjasama Pengadaan Khatib

    9. Dan lain-lainnya

    Setelah melewati masa pengembangan sekitar 15 tahun, saatnya Pusat Studi Islam Al-Manar memiliki satu perguruan Tinggi formal yang mendapat legalitas dari Pemerintah dan sekaligus sebagai manifestasi kontribusi riil Pusat Studi Islam AL-MANAR kepada pemerintah di bidang pendidikan. Perguruan Tinggi itulah yang kemudian diberi nama Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah STIDA Al-Manar.

    Gedung Al Manar

    p1240905