buka | tutup

  •    Online : 0
       Today : 34
       Total : 14385

       Your IP : 38.107.191.97
       Your OS :
       Your Browser :
  • Antara Dunia & Akhirat

    Artikel Asatidzah, Mutiara Hadits - No Comments » - Posted on July, 21 at 2:02 pm

    « مَنْ كَانَتِ الدُّنْيَا هَمَّهُ فَرَّقَ اللَّهُ عَلَيْهِ أَمْرَهُ وَجَعَلَ فَقْرَهُ بَيْنَ عَيْنَيْهِ وَلَمْ يَأْتِهِ مِنَ الدُّنْيَا إِلاَّ مَا كُتِبَ لَهُ وَمَنْ كَانَتِ الآخِرَةُ نِيَّتَهُ جَمَعَ اللَّهُ لَهُ أَمْرَهُ وَجَعَلَ غِنَاهُ فِى قَلْبِهِ وَأَتَتْهُ الدُّنْيَا وَهِىَ رَاغِمَةٌ »

    Rasulullah saw. Bersabda, “Barang siapa yang menjadikan dunia sebagai tujuannya, maka Allah memecah-mecah urusannya dan menjadikan kemiskinan di depan matanya. Dia juga takkan mendapatkan dunia kecuali yang telah ditetapkan atasnya. Dan barang siapa yang menjadikan akhirat sebagai niatnya, maka Allah menghimpun urusannya, menjadikan kecukupan

    ada di dalam hatinya, dan dunia pun menghampirinya sementara ia memandangnya sebagai sesuatu yang hina.” (HR. IbnuMajah)

    Indahnya pesona dunia membuat banyak manusia terpedaya dan tertipu karenanya. Mereka mengerahkan segenap kemampuannya untuk meraihnya, tanpa sadar usia dan tenaga mereka habis untuk itu. Bila pun kemewahan dunia berhasil diraihnya, namun itu bukan sarana utama meraih kebahagiaan hakiki.

    Menjadikan akhirat sebagai tujuan akhir dari kehidupan, membuat kita sadar bahwa dunia ini tidak lebih dari sebuah ladang tempat menanam benih kebaikan untuk kita petik buahnya kelak di akhirat. Kesadaran ini membimbing kita untuk mempersembahkan kehidupan kita yang terbaik untuk Allah Taala; harta dan jiwa kita sekaligus. Karena kita sesungguhnya telah melakukan transaksi jual beli dengan Allah sebagaimana firman Nya.

    Dalam hadits di atas Rasulullah saw. memberi garansi bagi mereka yang menjadikan akhirat sebagai tujuannya, hidup dan matinya hanya untuk Allah semata disertai keikhlasan penuh kepada-Nya, maka dunia itu akan mendatanginya, Allah mudahkan berbagai urusannya dan Ia letakkan kebahagiaan dalam dirinya. Inilah salah satu maksud firman Allah: “Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu..” (QS. Muhammad: 7)

    Fiqih hadits:
    • Kehidupan dunia bersifat sementara dan akhirat kekal abadi. Kehidupan akhirat tentu lebih baik daripada dunia.
    • Mereka yang menjadikan dunia sebagai niatnya, Allah akan letakkan kemiskinan dalam hatinya dan pada kedua pandangan matanya.
    • Mereka yang menjadikan akhirat sebagai tujuan dan niatnya, Allah letakkan kebahagiaan dalam jiwanya, dan Ia mudahkan segala urusannya.

    Posted in Artikel Asatidzah, Mutiara Hadits | No Comments »

    Leave a Reply