Mu’adz bin Jabal r.a.:
“Pelajarilah ilmu…
mempelajari ilmu karena Allah mencerminkan ketakutan,
mencarinya adalah ibadah,
mengkajinya adalah tasbih,
mencarinya adalah jihad,
mengajarkannya kepada orang lain adalah shadaqah,
membelanjakannya untuk keluarga adalah taqarrub.
Ilmu adalah pendamping saat sendirian dan teman saat sepi”
— Minhajul Qashidin, Ibnu Quddamah, edisi Indonesia Hal.11
Ibnul Qayyim Al Jauziyah:
Temukanlah hatimu pada tiga kondisi:
1. di saat membaca Al Qur’an,
2. di kala sedang sendiri,
3. di tengah majelis dzikir.
Jika kau tidak menemukan hatimu hadir pada tiga kondisi itu, maka mintalah
kepada Allah agar diberikan hati yang baru, karena yang lama telah mati. ”
Imam Ibnu Qoyyim:
Di dalam hati itu ada kekacauan yang tidak dapat dirapikan
kecuali dengan menghadap kepada Allah.
Di dalam hati itu ada sifat liar yang tidak dapat dijinakkan
kecuali dengan bersikap ramah kepada Allah saat berkhalwat dengan Nya.
Di dalam hati ada kesedihan yang tidak dapat dihilangkan
Kecuali dengan mengenal dan berinteraksi dengan Allah secara baik.
Di dalam hati ada kegelisahan yang tidak dapat ditenangkan
kecuali dengan lari dari kegelisahan itu menuju kepada Allah swt.
(‘ibadah al-Mu’min, ‘Amru Khalid)
Sahabat Utsman bin Affan berkata:
“Seorang mukmin itu sangat takut pada enam hal;
Takut dari Allah sekiranya diambil imannya pada saat mati, baca selengkapnya
Seorang hakim ditanya tentang bekal terbaik bagi seseorang. Ia pun
menjawab:
Akal, yang dengannya ia hidup, bila ia tidak punya Maka saudara yang menutupi aib dan celanya, bila tidak punya
Maka harta yang membuat manusia cinta kepadanya, bila tidak punya baca selengkapnya
9 Manfaat Penyakit yang diderita:
1. Membersihkan dan menyucikan jiwa daridosa dan kesalahan.
2. Adanya ganjaran pahala sangat besar dari Allah bila bersabar.
3. Mendekatkan diri kepada Allah Taala.
4. Menjadikan Allah sebagai tempat bersandar dan berpasrah diri. baca selengkapnya
Abdullah bin Mas’ud berkata, “Janganlah kalian melawan nikmat Allah.” Ia ditanya, “Siapakah yang melawan nikmat Allah? “ Ibnu Mas’ud menjawab, “Yaitu orang-orang dengki terhadap orang lain karena orang lain itu mendapatkan karunia dari Allah swt”. (Al-Jaami’ li Ahkaam Al-Qur’an, 5/251 tafsir ayat 55 surat an-Nisaa’)
Mukaddimah
Agama Allah Ta’ala yang hanif ini tidak hanya membimbing dan mengarahkan umatnya agar senantiasa konsisten menjaga kesehatan tubuh dan fisiknya, tetapi lebih dari itu; menjaga kesehatan hati dan jiwanya agar senatiasa bersih dari berbagai jenis penyakit yang dapat menggerogotinya. Karena pada saatnya nanti, hanya hati yang bersih saja yang sanggup menuju Allah, yaitu baca selengkapnya