buka | tutup

  •    Online : 1
       Today : 34
       Total : 14385

       Your IP : 38.107.191.95
       Your OS :
       Your Browser :
  • Sejarah STIDA AL-MANAR

    STIDA, Sejarah - No Comments » - Posted on May, 7 at 4:02 pm

    Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah AL-Manar didirikan oleh Yayasan Pusat Studi Islam Al-Manar pada tahun 2008. Awal yayasan ini merupakan lembaga yang bergerak dalam bidang pendidikan, dakwah dan social. Lembaga ini muncul dari hasrat bebarapa orang pemuda yang baru saja menyelesaikan studi dan masih duduk di bangku kuliah LIPIA Jakarta serta beberapa alumni Perguruan Tinggi Timur Tengah merancang pembentukan sebuah lembaga yang kelak menjadi tempat menimba ilmu pengetahuan Islam dan Bahasa Arab.

    Di atas niat baik itulah, semangat dan keinginan menyebarkan syiar Islam dilembagakan dengan nama SIBAWEH; diambil dari nama peletak dasar kaidah Bahasa Arab. SIBAWEH saat itu memfokuskan kegiatan pada pembelajaran Bahasa Arab saja.

    Namun seiring dengan perkembangan dan dinamika dakwah Islamiyah yang menuntut dinamisasi dan pengembangan strategi serta kurikulum, nama SIBAWEH yang lebih mencitrakan Bahasa Arab dirubah dan focus program lembaga direvisi. Wujudnya pada bulan Agustus 1993 dibentuk lembaga baru dengan visi baru yaitu Pusat Studi Islam AL-MANAR. Lembaga ini memiliki visi “Membangun Masyarakat Muslim Berpengetahuan” dengan Misi “ Menjadi fasilitator Pembelajar Islam yang Benar, Komprehensif dan Berstruktur”.

    Sejak nama lembaga ini berubah menjadi Yayasan Pusat Studi Islam Al-Manar para pendiri menata strategi pengembangan ke depan yang mencitrakan namanya. Maka berbagai program dibuka dan ekspansi dakwah dimulai lebih luas areanya. Sejak tahun 1993 YPSI Al-Manar memiliki beberapa program andalan yaitu:

    1. Program Bahasa Arab Intensif (4 level)

    2. Program Bahasa Arab Reguler (6 level)

    3. Program Tahsin Tilawah (2 level)

    4. Program Kajian Islam di YPSI Al-Manar

    5. Program Kajian Islam di beberapa Kantor wilayah Jabodetabek

    6. Program Kerjasama Kajian Islam di Media Televisi

    7. Program Pelatihan Khutbah dan Muballigh di beberapa Kantor wilayah Jabodetabek

    8. Program Kerjasama Pengadaan Khatib

    9. Dan lain-lainnya

    Setelah melewati masa pengembangan sekitar 15 tahun, saatnya Pusat Studi Islam Al-Manar memiliki satu perguruan Tinggi formal yang mendapat legalitas dari Pemerintah dan sekaligus sebagai manifestasi kontribusi riil Pusat Studi Islam AL-MANAR kepada pemerintah di bidang pendidikan. Perguruan Tinggi itulah yang kemudian diberi nama Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah STIDA Al-Manar.

    Posted in STIDA, Sejarah | No Comments »

    Comments are closed.